Integritas di Atas Kompromi
Hukum Harus Tegak, Bukan Bengkok
Nama saya Firdaus Ramadan Nugroho. Saya adalah mahasiswa Hukum Universitas Diponegoro dan Paralegal di LBH Mata Elang sejak 2024.
Bagi sebagian orang, hukum mungkin hanya barisan pasal yang bisa dinegosiasikan. Bagi saya, tidak. Saya adalah pribadi yang memegang teguh prinsip. Mungkin terdengar keras bagi mereka yang terbiasa dengan kompromi ilegal, namun saya percaya bahwa aturan adalah batasan yang tidak boleh dilampaui.
Mengapa saya terjun ke Lembaga Bantuan Hukum?
Karena saya prihatin melihat realitas hukum di Indonesia. Seringkali, hukum tajam ke bawah namun tumpul ke atas, atau justru menjadi alat bagi mereka yang punya kuasa. Keprihatinan inilah yang membakar semangat saya untuk berdiri di garda depan, memastikan bahwa prosedur hukum dijalankan sebagaimana mestinya, tanpa intervensi dan tanpa penyimpangan.
Sebagai Paralegal, saya tidak gentar menghadapi tekanan dalam perkara Wanprestasi, PMH, maupun Ketenagakerjaan. Secara khusus, dalam pendampingan di unit Kriminal Khusus (Krimsus) kepolisian, saya memastikan bahwa hak-hak klien dilindungi dan proses hukum berjalan sesuai koridor hukum acara.
Saya tidak menawarkan jalan pintas. Saya menawarkan dedikasi, analisis hukum yang tajam, dan keberanian untuk menyuarakan kebenaran di tengah sistem yang seringkali abu-abu.
Hukum bukan untuk dipermainkan, tapi untuk ditegakkan.
"Rigid pada Aturan, Berani dalam Pembelaan."
Mengapa Berpartner dengan Saya?
Saya membedah kasus secara objektif berdasarkan regulasi, bukan asumsi dan memastikan setiap tahapan hukum mengikuti SOP yang berlaku, serta membawa semangat mahasiswa hukum yang kritis ke dalam praktik nyata di LBH Mata Elang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar